Tren teknologi di semua lini bisnis dan usaha membuat maraknya perusahaan mencari sosok tepat untuk mengisi posisi digital marketing. Tugasnya pun berhubungan dengan lini pemasaran yang dilakukan secara digital, sesuai dengan sematan namanya.

Nah, bagi kamu yang tertarik untuk menekuni profesi tersebut ketahui terlebih dahulu beberapa istilah di dalam dunia digital marketing berikut ini. Penting banget biar kamu gak minder saat meeting bersama atasan!

1. Istilah penting berbasis konten

Impression: Berapa kali konten dilihat oleh masyarakat dunia maya.

Reach: Berapa akun yang melihat konten yang kamu buat.

Engagement: Jumlah interaksi yang ada di konten. Tipe interaksinya berbeda-beda tergantung platform media sosialnya. Contoh, di Twitter, engagement meliputi like, retweet, reply, media engagement (berapa kali foto diklik), dan sebagainya. Sementara di Instagram, engagement meliputi comment, like, share, save, dan lain-lain.

2. Istilah digital marketing yang berhubungan dengan data dan aturan analisis

Engagement Rate: Skor yang sering dipakai untuk menentukan seberapa tinggi interaksimu dengan followers. Rumusnya, jumlah interaksi dibagi impression atau followers, lalu hasilnya dikali 100 persen.

Insight atau Analytics: Berisi kumpulan data dari media sosial kamu, biasanya berupa tabel, grafik, dan angka.

Algoritma: Aturan matematika yang ditetapkan oleh masing-masing platform media sosial, yang menentukan bagaimana orang bisa berinteraksi dengan satu sama lain di platformnya.

3. Istilah profesi yang berkaitan dengan digital marketing

Influencer: Orang yang dapat dianggap oleh brand merepresentasikan brand-nya karena memiliki followers atau engagement rate yang besar untuk mempromosikan produknya.

KOL: Merupakan kepanjangan dari Key Opinion Leader atau orang yang dapat mengubah opini orang lain terhadap suatu hal. Mereka memiliki tugas yang sama dengan influencer.

Buzzer: Tugasnya hampir sama dengan influencer dan KOL, namun biasanya memiliki followers dan engagement rate yang lebih rendah. 

4. Istilah pengerjaan konten di dunia digital marketing

Call to Action: Instruksi yang diberikan dalam konten, biasanya meminta pembaca untuk melakukan sesuatu, misalnya untuk follow, retweet, atau like.

Content Plan: Berisi kalender konten dengan topik apa saja yang akan di-posting dalam periode sebutan atau selama periode yang disetujui, misalnya dua minggu atau lebih.

Editorial Plan: Berisi detail konten yang akan diunggah, biasanya ditulis lebih rinci daripada content plan, seperti ada elemen contoh caption seperti apa, hashtag yang digunakan, platform apa, mau tayang jam berapa, referensi video atau foto yang akan digunakan sepeti apa, dan sebagainya. 

5. Istilah penting mengenai citra hingga portofolio yang harus dipersiapkan untuk menekuni bidang digital marketing
Organic Content: Konten yang dipost oleh platform media sosial brand tersebut tanpa dibuat menjadi sponsored post atau promotion post.

Personal Branding: Bagaimana citra orang ingin dikenal oleh orang lain di sekitarnya, terutama kini lebih menjurus pada citra di dunia maya atau media sosial.

Portfolio: Contoh bukti pekerjaan yang telah dilakukan di masa lalu untuk bisa mengetahui apa yang pelamar bisa kerjakan.

Demikian beberapa istilah penting yang wajib kamu ketahui tentang digital marketing. Untuk menekuni bidang ini, kamu juga harus paham mengenai konsep dan jobdesc dari pekerjaan itu sendiri, ya!

Sumber: IDN TIMES